From The CompanyCSR & Komunitas

Mengenal PT Mayawana Persada: Pengelolaan Hutan Tanaman Industri dan Komitmen Menuju Kehutanan Berkelanjutan

PT Mayawana Persada

Mengenal PT Mayawana Persada, perusahaan HTI di Kalimantan Barat, mulai dari profil, area operasional, kegiatan usaha hingga komitmen terhadap keberlanjutan

Industri kehutanan memiliki peran penting dalam menyediakan bahan baku bagi berbagai kebutuhan industri sekaligus menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dalam konteks tersebut, PT Mayawana Persada hadir sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI), dengan fokus pada pengelolaan hutan tanaman untuk menghasilkan serat kayu berkualitas. Dalam menjalankan kegiatan usaha, kami menempatkan aspek produksi, lingkungan, keselamatan kerja, serta hubungan dengan masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari operasional perusahaan.

Sekilas Sejarah dan Perkembangan Perusahaan

PT Mayawana Persada memiliki dasar perizinan pengelolaan hutan yang telah berkembang sejak diterbitkannya izin HTI pada 2010. Dalam perkembangannya, dasar perizinan perusahaan diperbarui melalui keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 10 Desember 2021. Saat ini, perusahaan mengelola area sekitar 136.710 hektar yang berada di Provinsi Kalimantan Barat.

Perjalanan perusahaan selanjutnya diarahkan pada penguatan sistem pengelolaan hutan, pengembangan tanaman, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan standar pengelolaan yang semakin terukur. Salah satu perkembangan penting adalah diperolehnya sertifikat Sustainable Forest Management (SFM) IFCC dengan nomor SFM-IFCC-MUTU-017 pada Oktober 2025, yang berlaku hingga Oktober 2028.

Bagi kami, pencapaian tersebut bukan sekadar pengakuan, tetapi menjadi bagian dari proses untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

Area Operasional PT Mayawana Persada

Wilayah operasional PT Mayawana Persada berada di Kalimantan Barat, meliputi Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara. Di Kabupaten Ketapang, area konsesi mencakup Kecamatan Simpang Hulu dan Simpang Dua, sementara di Kabupaten Kayong Utara mencakup Kecamatan Simpang Hilir, Teluk Batang, dan Seponti

Dengan wilayah pengelolaan yang luas, kami menyadari bahwa kegiatan HTI tidak hanya berkaitan dengan produksi kayu. Pengelolaan kawasan juga membutuhkan perhatian terhadap fungsi ekologis, konservasi, pengelolaan air, keselamatan kerja, serta hubungan sosial dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Ruang Lingkup Bisnis dan Operasional

Sebagai perusahaan HTI, kegiatan kami mencakup rangkaian proses mulai dari perencanaan, persiapan lahan, pembibitan, penanaman dan perawatan, hingga pemanenan. Dalam tahap pembibitan, fasilitas perusahaan memiliki kapasitas produksi hingga 3,5 juta bibit Acacia crassicarpa dan 3,5 juta bibit Eucalyptus setiap bulan.

Kami menerapkan perencanaan operasional berdasarkan ketentuan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). Pengelolaan air, pemilihan jenis tanaman, pemeliharaan tanaman, inventarisasi sebelum pemanenan, hingga penerapan prosedur keselamatan menjadi bagian dari proses operasional tersebut.

Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan

pasted image 4


Visi PT Mayawana Persada adalah menjadi perusahaan penghasil serat kayu tanaman berkualitas tinggi dengan tetap memperhatikan kontribusi kepada masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta standar lingkungan, keselamatan, dan kesehatan kerja. Misi perusahaan antara lain mengembangkan hutan tanaman secara lestari, memastikan legalitas bahan baku, menerapkan konsep mosaik hutan tanaman, serta mendukung upaya konservasi di wilayah operasional.

Prinsip tersebut juga tercermin dalam kebijakan perusahaan yang mengacu pada pengelolaan hutan lestari dan standar IFCC. Kami menerapkan pendekatan yang berupaya menyeimbangkan aspek ekologi, sosial, dan produksi melalui pemantauan, evaluasi, audit internal, serta perbaikan berkelanjutan.

Kontribusi bagi Lingkungan dan Masyarakat

Keberadaan perusahaan kehutanan memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada menghasilkan bahan baku. Karena itu, kami menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial yang diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, peningkatan kesejahteraan, dan pelestarian lingkungan. Beberapa kegiatan yang dipublikasikan perusahaan antara lain pelatihan peternakan ayam broiler, pengembangan hasil hutan bukan kayu, bantuan pendidikan, serta dukungan pembangunan fasilitas masyarakat.

Pada aspek lingkungan, kami juga menempatkan kawasan konservasi dan pengelolaan ekosistem sebagai bagian penting dari tata kelola. Dokumen hasil penilaian SFM-IFCC mencatat adanya kawasan lindung dan area dengan fungsi konservasi di dalam wilayah kelola perusahaan. ([Mutu International][3])

Menuju Tata Kelola Kehutanan yang Terpercaya

Bagi kami, keberlanjutan bukan sekadar slogan, melainkan proses yang membutuhkan konsistensi, transparansi, evaluasi, dan keterlibatan para pemangku kepentingan. Pengelolaan kawasan hutan yang luas tentu menghadirkan tantangan, termasuk memastikan perlindungan lingkungan dan membangun hubungan yang konstruktif dengan masyarakat sekitar.

Karena itu, PT Mayawana Persada terus memiliki ruang untuk memperkuat tata kelola, keterbukaan informasi, mekanisme dialog dengan masyarakat, serta penerapan standar lingkungan dan sosial secara konsisten. Langkah tersebut penting agar kontribusi perusahaan terhadap industri kehutanan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga fungsi ekologis hutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Pada akhirnya, PT Mayawana Persada memandang pengelolaan HTI sebagai sebuah tanggung jawab jangka panjang. Dengan penguatan tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, penerapan standar pengelolaan hutan, serta kolaborasi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan, kami berkomitmen untuk terus membangun praktik kehutanan yang produktif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.


FAQ

1. Apa itu PT Mayawana Persada?

PT Mayawana Persada adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kalimantan Barat. Kami menjalankan kegiatan pengelolaan hutan tanaman dengan memperhatikan aspek produksi, lingkungan, sosial, keselamatan, dan tata kelola.

2. Dimana wilayah operasional PT Mayawana Persada?

Wilayah operasional PT Mayawana Persada berada di Provinsi Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara. Area tersebut menjadi bagian dari wilayah pengelolaan hutan tanaman perusahaan.

3. Apa kegiatan utama PT Mayawana Persada?

Kegiatan utama kami meliputi perencanaan pengelolaan hutan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan tanaman, inventarisasi, hingga pemanenan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan dengan mengacu pada ketentuan dan standar pengelolaan hutan yang berlaku.

4. Apa jenis tanaman yang dikembangkan PT Mayawana Persada?

Dalam kegiatan pembibitan dan pengembangan hutan tanaman, kami mengembangkan jenis tanaman seperti Acacia crassicarpa dan Eucalyptus yang diperuntukkan bagi kebutuhan bahan baku serat kayu.

5. Bagaimana komitmen PT Mayawana Persada terhadap keberlanjutan?

Kami berkomitmen menerapkan prinsip pengelolaan hutan lestari dengan memperhatikan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Komitmen tersebut mencakup pengelolaan kawasan konservasi, perlindungan lingkungan, legalitas bahan baku, keselamatan kerja, serta pemberdayaan masyarakat.

6. Apakah PT Mayawana Persada memiliki sertifikasi pengelolaan hutan?

Ya. PT Mayawana Persada memperoleh sertifikasi Sustainable Forest Management (SFM) IFCC. Sertifikasi ini menjadi salah satu bagian dari upaya kami untuk memastikan penerapan prinsip pengelolaan hutan berkelanjutan dapat dilakukan secara terukur dan sesuai standar yang ditetapkan.

7. Apa kontribusi PT Mayawana Persada bagi masyarakat?

Kami menjalankan berbagai kegiatan yang ditujukan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Program tersebut antara lain mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pengembangan usaha masyarakat, serta dukungan terhadap kebutuhan sosial dan lingkungan.

8. Bagaimana PT Mayawana Persada menjaga lingkungan di wilayah operasional?

Kami mengintegrasikan aspek perlindungan lingkungan ke dalam kegiatan pengelolaan hutan. Upaya tersebut mencakup pengelolaan kawasan konservasi, perlindungan ekosistem, pengelolaan air, pemantauan lingkungan, serta penerapan praktik operasional yang bertanggung jawab.

9. Mengapa pengelolaan HTI penting bagi industri kehutanan?

HTI berperan menyediakan sumber bahan baku kayu dari hutan tanaman yang dikelola secara terencana. Dengan pengelolaan yang baik, kami dapat mendukung kebutuhan industri berbasis kayu sekaligus membantu mengurangi tekanan terhadap hutan alam.

10. Apa komitmen PT Mayawana Persada kedepannya?

Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan hutan, memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, menjaga lingkungan, serta membangun hubungan yang konstruktif dengan masyarakat dan pemangku kepentingan. Dengan pendekatan tersebut, kami ingin berkontribusi terhadap industri kehutanan yang produktif dan berkelanjutan.