PT Mayawana Persada Kerahkan Personel dan Infrastruktur Terpadu, Fokuskan Penanganan Karhutla Menuju Pemadaman Tuntas

Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di areal konsesi PT Mayawana Persada terus digenjot secara intensif di lapangan. Sejak awal Agustus 2026, manajemen mengerahkan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) serta mengoperasikan posko-posko taktis di 8 titik lokasi strategis untuk melokalisasi dan memadamkan sisa titik api secara tuntas.
Di tingkat tapak, kerja pemadaman tidak dilakukan sendiri. Perusahaan memperkuat sinergi dengan mengaktifkan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa-desa penyangga seperti Desa Sekucing Kualan, Sekucing Labai, dan Desa Sungai Mata-mata, lengkap dengan dukungan Alat Pelindung Diri (APD).

Kolaborasi lintas sektoral juga berjalan erat bersama KPH Kayong Utara dan BPBD. Melalui working group MATA PANDAWA serta kemitraan bersama lembaga lokal seperti Yayasan Palung, penanganan di lapangan diperkuat dengan pengerahan alat berat (PC 60), personel harian, hingga pembangunan infrastruktur tata air berupa embung dan sekat bakar yang menjangkau area perbatasan luar konsesi. Dukungan logistik operasional lapangan turut dikoordinasikan bersama posko Solidaritas Rakyat Borneo.
Penguatan Mitigasi Jangka Panjang: Tata Air Gambut
Sebagai bagian dari komitmen mitigasi teknis dan pemeliharaan ekosistem secara berkelanjutan, perusahaan secara konsisten mengoptimalkan tata kelola air (water management). Hingga kini, tercatat sebanyak 322 sekat kanal (canal blocking) dan 74 titik embung (water points) terus dipantau dan dipelihara untuk menjaga kelembapan lahan secara berkala (rewetting).
Sejalan dengan penanganan teknis di lahan, dukungan fasilitas esensial bagi warga dan tim di lapangan turut disalurkan. Ini mencakup distribusi 23 unit mesin pemadam (tipe Ministrike dan Robin) beserta perlengkapan selang, dukungan Posko Air Bersih di Kecamatan Simpang Hilir bekerja sama dengan BPBD Kayong Utara dan Aliansi Masyarakat Melayu Kalbar melalui suplai tangki air 5.000 liter, serta bantuan logistik kesehatan bagi warga dan satgas yang bertugas.

PT Mayawana Persada terus membuka ruang koordinasi secara transparan dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan seluruh proses penanganan dan pemulihan berjalan akuntabel.
FAQ
Bagaimana upaya PT Mayawana Persada dalam menangani karhutla di konsesi?
Perusahaan mengerahkan Regu Pemadam Kebakaran (RPK), membuka posko taktis di 8 titik, serta bekerja sama dengan MPA, KPH Kayong Utara, BPBD, dan lembaga lokal untuk melokalisasi serta memadamkan sisa titik api.
Apa saja bentuk mitigasi jangka panjang yang dilakukan perusahaan terhadap ekosistem gambut?
Perusahaan secara konsisten melakukan pengelolaan tata air gambut (water management) melalui pemeliharaan 322 sekat kanal dan 74 titik embung untuk menjaga kelembapan lahan secara berkala.
Apakah ada dukungan yang diberikan kepada masyarakat sekitar selama penanganan karhutla?
Ya, perusahaan mendistribusikan perangkat pemadaman (termasuk 23 unit mesin), mendukung Posko Air Bersih di Kecamatan Simpang Hilir bersama BPBD dan Aliansi Masyarakat Melayu Kalbar, serta menyalurkan bantuan logistik kesehatan.



