From The CompanyCSR & Komunitas

Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat, PT Mayawana Persada Serahkan Sarana Pemadaman kepada DLHK

Mayawana Persada Serahkan Bantuan Karhutla

PT Mayawana Persada menyerahkan sarana pemadam dan logistik ke DLHK Kalbar guna memperkuat penanganan karhutla berbasis kolaborasi lintas sektor.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menuntut kesiapsiagaan terpadu tanpa sekat wilayah administratif. Merespons arahan Kementerian Kehutanan mengenai gotong royong pengendalian karhutla di Kalimantan Barat, PT Mayawana Persada menyerahkan dukungan sarana dan prasarana pemadaman kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat pada Rabu, 2 September 2026 di Pontianak.


Bantuan yang diserahkan mencakup enam set mesin pompa air, enam unit selang pemadam (ukuran 1,5 inci x 20 meter), dan enam unit nozzle. Melengkapi sarana teknis tersebut, perusahaan juga menyalurkan 50 dus susu kaleng siap minum serta suplemen vitamin C guna menunjang stamina personel di garda depan pemadaman.


Gotong Royong Tanpa Batas Administratif

Penyerahan bantuan ini merupakan tindak lanjut konkret atas pertemuan Kementerian Kehutanan bersama para pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang berlangsung pada Selasa, 1 September 2026.

Direktur PT Mayawana Persada, Iwan Budiman, S.Hut., menegaskan bahwa kebakaran hutan adalah tantangan bersama yang tidak bisa diselesaikan secara parsial.


"Karhutla merupakan persoalan yang membutuhkan kesiapsiagaan dan kerja bersama. Ketika pemerintah mengajak para pemegang PBPH bergotong royong memperkuat penanganan di lapangan, kami memandang hal tersebut sebagai tanggung jawab yang perlu segera direspons. Bantuan peralatan ini diharapkan dapat menambah kapasitas tim dalam merespons titik api secara cepat dan efektif," ungkap Iwan.


Kepala DLHK Provinsi Kalimantan Barat, Ir. H. Adi Yani, M.H., menyambut positif langkah proaktif ini. Menurutnya, kesiapsiagaan penanganan karhutla bergantung pada kolaborasi nyata antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.


“Penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kesiapsiagaan bersama, baik dalam pencegahan maupun penanganan di lapangan. Dukungan sarana dan prasarana dari PT Mayawana Persada ini tentu akan menambah kapasitas yang tersedia dan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat respons pengendalian karhutla di Kalimantan Barat. Dan tentunya melalui momentum ini, saya menghimbau para perusahaan PBPH dan perkebunan kelapa sawit untuk mengambil perannya dalam upaya pemadaman Karhutla,” ujar Adi Yani.


Fondasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan di Wilayah Konsesi

Dukungan kepada pemerintah daerah ini berjalan beriringan dengan sistem pengendalian karhutla mandiri yang diterapkan PT Mayawana Persada di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.


Perusahaan memprioritaskan deteksi dini dan respons cepat melalui integrasi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi di lapangan:

  • Personel Terlatih: Tujuh regu inti dan regu pendukung dengan total 170 personel siaga yang tersebar di delapan posko pemadam.
  • Infrastruktur Pemantauan: Menara pantau api, integrasi kamera CCTV, serta patroli udara rutin menggunakan drone dan pesawat nirawak VTOL (Vertical Take-Off and Landing).
  • Manajemen Pasokan Air: Pemeliharaan berkala terhadap 74 titik sumber air (water point) yang tersebar di empat sektor operasional konsesi.


Sistem pemantauan berjalan selama 24 jam. Setiap indikasi hotspot diverifikasi langsung di lapangan untuk penanganan segera, dilanjutkan dengan proses pendinginan (mopping up) agar bara api di lapisan gambut tidak kembali menyala.


“Yang perlu terus kita bangun adalah kesiapan sebelum kejadian. Mulai dari pemantauan, ketersediaan personel dan peralatan, sumber air, hingga koordinasi ketika ditemukan titik api. Bantuan yang kami serahkan hari ini merupakan salah satu kontribusi Mayawana untuk memperkuat kesiapan bersama tersebut," tutup Iwan.

FAQ

Apa saja sarana pemadaman yang diserahkan PT Mayawana Persada kepada DLHK Kalbar?

Bantuan mencakup enam set mesin pompa air pemadam, enam rol selang 1,5 inci x 20 meter, enam nozzle, serta 50 dus susu kaleng dan vitamin C untuk menunjang daya tahan fisik personel penanggulangan karhutla di lapangan.

Bagaimana kesiapsiagaan mandiri PT Mayawana Persada dalam mencegah karhutla di area konsesi?

Perusahaan menyiagakan 170 personel terlatih di delapan posko, dilengkapi drone pemantau VTOL, jaringan kamera CCTV, menara pantau, serta 74 titik cadangan air (water point) yang siap digunakan sewaktu-waktu di wilayah Ketapang dan Kayong Utara.