Manajemen Operasional Terpadu Berbasis Praktik Silvikultur Modern
Rangkaian kerja terkoordinasi dari perencanaan, pembibitan, hingga pemanenan untuk memastikan keandalan pasokan kayu berkualitas secara konsisten
Proses Umum
Hutan Tanaman Industri

Perencanaan
Operasional dimulai dari pemetaan spasial yang presisi. Menggunakan teknologi drone dan sistem informasi geografis (GIS), kami menentukan zonasi kerja, batas konsesi, dan rencana tahunan secara cermat sebelum turun ke lapangan.

Pembibitan
Kualitas kayu bermula dari benih terbaik. Di fasilitas pembibitan modern berteknologi otomatis, kami memproduksi bibit unggul Acacia crassicarpa dan Eucalyptus yang sehat, seragam, dan siap tanam.

Persiapan Lahan
Tanah disiapkan secara terukur dengan prinsip kehati-hatian. Kami menata jalur tanam dan mengelola tata air mikro agar kondisi media tanam optimal untuk mendukung perakaran bibit muda.

Penanaman & Perawatan
Bibit ditanam tepat waktu untuk menjaga daya tahan hidup yang tinggi. Perawatan dilakukan secara berkala melalui pemupukan presisi, pengendalian dan proteksi tanaman hingga tegakan tumbuh prima.

Pemanenan
Pemanenan dilakukan saat pohon mencapai usia dan volume optimal. Didukung alat mekanis modern dan standar keselamatan tinggi, kayu ditebang dan diangkut secara efisien menuju tempat penampungan.

Pemasaran & Penjualan
Kayu hasil panen disalurkan ke mitra industri hilir melalui rantai pasok yang andal, transparan, dan terjamin legalitasnya untuk memenuhi kontrak pasokan jangka panjang.
Perencanaan
Operasional
Seluruh perencanaan operasional kehutanan di perusahaan kami berlandaskan regulasi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). Dengan standar ini, setiap langkah kerja dirancang secara terukur untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas, kelestarian ekologi, dan kemaslahatan sosial.

Peta Perencanaan Operasional
Perencanaan operasional kehutanan di perusahaan kami dilakukan sesuai dengan kaidah Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan
Proses
Pembibitan
Kami mengombinasikan teknologi dan riset silvikultur untuk menghasilkan bibit berdaya tahan tinggi. Didukung instalasi air mandiri serta sistem pengabutan presisi, fasilitas pembibitan kami mampu menyuplai 3,5 juta bibit Acacia crassicarpa dan 3,5 juta bibit Eucalyptus setiap bulan dengan standar kualitas yang seragam.


Persiapan
Lahan
Setiap areal kerja yang telah terdata dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) disiapkan secara terukur mengikuti zonasi dan jalur tanam dari hasil perencanaan spasial. Pada tahap ini, kami menerapkan tata kelola air (water management) yang ketat guna memastikan kesiapan media tanam sekaligus menjaga keseimbangan ekologis dan keberlanjutan produktivitas jangka panjang.

Penanaman dan
Perawatan
Berpedoman pada kaidah PBPH, tahap penanaman dan perawatan mengedepankan prinsip silvikultur yang bertanggung jawab. Praktik ini memastikan tegakan tumbuh prima untuk menopang kapasitas produksi tanpa mengorbankan integritas ekologi maupun nilai sosial masyarakat setempat.


